RSS

Monday, May 21, 2012

Data Center


Data Center


Data Center merupakan tempat meletakkan perangkat server (tempat berjalannya aplikasi) dan perangkat jaringan lainnya. (Budi, 2008). Data Center adalah suatu fasilitas yang digunakan untuk menempatkan sistem komputer dan komponen-komponen terkaitnya, seperti sistem telekomunikasi dan penyimpanan data. Fasilitas ini biasanya mencakup juga catu daya redundan atau cadangan, koneksi komunikasi data redundan, pengontrol lingkungan (misal: AC, ventilasi), pencegah bahaya kebakaran, serta piranti keamanan fisik (Wikipedia).
Ruangan untuk data center harus didesain secara khusus karena perangkat ini membutuhkan lingkungan yang spesifik (rentang temperatur 18oC – 23oC, kelembaban tertentu, dan tekanan tertentu). Beratnya perangkat yang ada membuat lantai data center harus mampu menanggung beban yang cukup berat. Sebagai contoh, ruang perkantoran biasanya didesain untuk sanggup menanggung beban 250 kg/m2, sementara itu perangkat bisa menghasilkan beban mendekati 500 kg/m2.
Sistem komputer dahulu lebih kompleks untuk dioperasikan dan digunakan, serta membutuhkan lingkungan khusus sebagai tempat operasinya. Ketika industri mikrokomputer booming, terutama pada tahun 1980-an, komputer mulai disebarkan kemana-mana, dalam banyak kasus tanpa memperhatikan kebutuhan operasinya. Maka, ketika operasi IT mulai berkembang menjadi lebih kompleks, perusahaan membutuhkan pengontrol sumber daya IT.
Ketersediaan peralatan jaringan yang murah, berpasangan dengan standar jaringan baru untuk pengkabelan jaringan terstruktur (network structured cabling), membuatnya lebih mungkin untuk menggunakan desain hirarki dimana server dapat diletakkan pada ruangan tertentu dalam perusahaan. Penggunaan istilah “data center” bagi ruangan komputer yang didesain khusus mulai populer saat itu.
Kemudian, mulailah perusahaan-perusahaan mulai membangun fasilitas yang lebih luas, yang dikenal sebagai Internet data Centers (IDCs), yang menyediakan bisnis dengan solusi bagi pengembangan sistem dan operasi. Teknologi baru dan latihan didesain untuk menangani kebutuhan operasional bagi operasi berskala besar. Masih banyak pengembangan yang dilakukan pada latihan operasi, dan juga pada desain data center yang ramah lingkungan. Data center sangat mahal unutk dibangun dan dipelihara.
Desain dan perancangan data center harus memperhatikan minimum aspek-aspek berikut ini.
1.    Lokasi aman, memenuhi syarat sipil bangunan, geologi, vulkanologi, dan topografi.
2.    Terproteksi dengan sistem cadangan, untuk sistem catudaya, pengatur udara/lingkungan, komunikasi data
3.    Menerapkan tata kelola standar data center, meliputi:
-       Standar prosedur operasi
-       Standar prosedur perawatan
-       Standar dan rencana pemulihan dan mitigasi bencana
-       Standar jaminan kelangsungan bisnis

Berdasarkan fungsinya, data center dibagi menjadi dua kategori umum, yaitu:
  1. Internet Data Center
è Hanya untuk mendukung aplikasi terkait dengan internet saja, biasanya dibangun dan dioperasikan oleh service provider atau perusahaan yang memiliki model bisnis berdasarkan pada internet commerce.
  1. Corporate/Enterprise Data Center
è Mendukung semua fungsi yang memungkinkan berbagai model bisnis berjalan pada layanan internet, intranet, dan keduanya.

Kriteria perancangan sebuah data center secara umum antara lain adalah:
  1. Ketersediaan
è Diciptakan untuk mampu memberikan operasi yang berkelanjutan dan terus-menerus bagi suatu perusahaan baik dalam keadaan normal maupun dalam keadaan terjadinya suatu kerusakan yang berarti atau tidak. Data center harus dibuat sebisa mungkin mendekati zero-failure untuk seluruh komponennya.
  1. Scalability dan flexibility
è Harus mampu beradaptasi dengan pertumbuhan kebutuhan yang cepat atau ketika adanya servis baru yang harus disediakan oleh data center tanpa melakukan perubahan yang cukup berarti bagi data center secara keseluruhan.
  1. Security
à menyimpan berbagai aset perusahaan yang berharga, oleh karena sistem keamanan dibuat seketat mungkin baik hasil pengamatan secara fisik maupun pengamatan non-fisik.



0 comments:

Post a Comment

Terima kasih, Anda telah bersedia meninggalkan komentar Anda mengenai post ini. ^^

Popular Posts