RSS

Friday, March 9, 2012

Implementasi IPv6 Pada Windows

engan mengesampingkan Vista dan Longhorn (karena saya juga belum melihat lebih jauh) IPv6 di Windows masih ketinggalan dibanding pada Linux dengan kernel USAGI dan UNIX BSD yang merupakan standar referensi perkembangan stack IPv6. 
Implementasi IPv6 pada keluarga Windows :
1.    Windows 95/98/NT (Hitachi Toolnet6 dan Trumpet Winsock 5.0)
2.    Windows 2000/NT4 (Microsoft Research IPv6 Protocol Stack)
3.    Windows 2000 SP3 atau SP4  (Microsoft IPv6 Technology Preview)
4.    Windows XP SP1 atau SP2 dan Windows 2003 Server (IPv6 Stack)
5.    Windows Vista dan Longhorn (updated IPv6 stack)
Lebih jelasnya silakan tengok halaman http://www.microsoft.com/ipv6
Tulisan ini akan sedikit mengupas tentang konfigurasi IPv6 pada sistem operasi Windows yang dibuat berbasis Windows XP SP2. Untuk Windows versi yang lain menyusul dan diharapkan ada yang menyumbangkan tulisannya (terutama pada Windows Vista).
1.    Instalasi
a. Command Prompt
Run Commannd > cmd

C:\Documents and Settings\rusiawan>ipv6 install
Installing…
Succeeded.
b. GUI via Network Connection
Control Panel > Network Connection > Local Area Connection > Install > Protocol Microsoft TCP/IP Version 6, OK
Lalu pada LAN Properties pastikan ada ceklist pada bagian Microsoft TCP/IP version 6

2.    Konfigurasi
a.    Konfigurasi alamat IPv6
Bisa dilakukan secara otomatis maupun manual.
Konfigurasi IPv6 secara otomatis didapatkan dari stateless autoconfiguration yang diterima dari router advertisement dan stateful autoconfiguration dari DHCPv6. Jika ada router IPv6 yang mengirimkan router advertisement sementara mesin Windows dengan IPv6 yang sudah terinstall di dalamnya tidak langsung mendapatkan IPv6 maka bisa diketikkan pada command prompt :

C:\Documents and Settings\rusiawan>ipv6 renew
Sedangkan konfigurasi manual bisa dilakukan dengan netsh (pada Windows XP) atau melalui GUI (pada Vista). Untuk penggunaan netsh ini bisa dilihat pada tulisan IPv6 dan Windows Bagian ke-2
b.    Cek IPv6 pada Windows
Bisa dilakukan berbagai perintah dari Command Prompt :
-    “ipconfig” atau “ipconfig /all”  atau “ipv6 if”
Misal pada konfigurasi komputer saya hasil dari “ipv6 if” adalah sbb.  :
Interface 7: Teredo Tunneling Pseudo-Interface
  Guid {6CB843A6-2A72-41BD-9939-D6BE245CD7DB}
  zones: link 7 site 4
  cable unplugged
  uses Neighbor Discovery
  uses Router Discovery
  routing preference 2
  link-layer address: 0.0.0.0:0
    preferred link-local fe80::5445:5245:444f, life infinite
    multicast interface-local ff01::1, 1 refs, not reportable
    multicast link-local ff02::1, 1 refs, not reportable
  link MTU 1280 (true link MTU 1280)
  current hop limit 128
  reachable time 19500ms (base 30000ms)
  retransmission interval 1000ms
  DAD transmits 0
  default site prefix length 48
Interface 6: Ethernet: Local Area Connection
  Guid {0E88C316-A27B-4899-A5E1-7C9DB0E4A727}
  uses Neighbor Discovery
  uses Router Discovery
  link-layer address: 00-08-02-94-d0-43
    preferred global 2001:d30:3:242:fdae:16fe:9d48:a3f5, life 6d48m3s/45m16s (temporary)
    preferred global 2001:d30:3:242:208:2ff:fe94:d043, life 29d23h55m43s/6d23h55m43s (public)
    preferred link-local fe80::208:2ff:fe94:d043, life infinite
    multicast interface-local ff01::1, 1 refs, not reportable
    multicast link-local ff02::1, 1 refs, not reportable
    multicast link-local ff02::1:ff94:d043, 2 refs, last reporter
    multicast link-local ff02::1:ff48:a3f5, 1 refs, last reporter
  link MTU 1500 (true link MTU 1500)
  current hop limit 64
  reachable time 23500ms (base 30000ms)
  retransmission interval 1000ms
  DAD transmits 1
  default site prefix length 48
Interface 3: 6to4 Tunneling Pseudo-Interface
  Guid {A995346E-9F3E-2EDB-47D1-9CC7BA01CD73}
  does not use Neighbor Discovery
  does not use Router Discovery
  routing preference 1
  link MTU 1280 (true link MTU 65515)
  current hop limit 128
  reachable time 15000ms (base 30000ms)
  retransmission interval 1000ms
  DAD transmits 0
  default site prefix length 48
Interface 2: Automatic Tunneling Pseudo-Interface
  Guid {48FCE3FC-EC30-E50E-F1A7-71172AEEE3AE}
  does not use Neighbor Discovery
  does not use Router Discovery
  routing preference 1
  EUI-64 embedded IPv4 address: 0.0.0.0
  router link-layer address: 0.0.0.0
    preferred link-local fe80::5efe:167.205.64.60, life infinite
  link MTU 1280 (true link MTU 65515)
  current hop limit 128
  reachable time 36500ms (base 30000ms)
  retransmission interval 1000ms
  DAD transmits 0
  default site prefix length 48
Interface 1: Loopback Pseudo-Interface
  Guid {6BD113CC-5EC2-7638-B953-0B889DA72014}
  zones: link 1 site 5
  does not use Neighbor Discovery
  does not use Router Discovery
  link-layer address:
    preferred link-local ::1, life infinite
    preferred link-local fe80::1, life infinite
  link MTU 1500 (true link MTU 4294967295)
  current hop limit 128
  reachable time 24500ms (base 30000ms)
  retransmission interval 1000ms
  DAD transmits 0
  default site prefix length 48
 
Bisa dilihat ada 7 interface (2 diantaranya yaitu interface 4 dan 5 tidak tampak karena merupakan interface VMware pada kondisi disable) yaitu :
1.    Interface 7 adalah Teredo Tunneling
2.    Interface 6 adalah  fisik (Ethernet)
3.    Interface 3 adalah 6to4 Tunneling
4.    Interface 2 adalah Automatic Tunneling dengan alamat embedded IPv4
5.    Interface 1 adalah loopback
Masing-masing alamat IPv6 pada interface diatas untuk lebih ringkasnya akan ditunjukkan lewat contoh keluaran dari salah satu perintah netsh :

Interface 7 adalah Teredo Tunneling, mirip seperti 6to4 (lihat Dasar IPv6), hanya bedanya jika 6to4 membutuhkan alamat IPv4 publik maka Teredo bisa digunakan dalam lingkungan alamat IPv4 dengan NAT.  Terlihat interface ini memiliki sebuah alamat link local.
Pada interface 6 (fisik) yang terhubung ke jaringan terlihat terdapat 3 alamat global dan 1 alamat link local. Untuk alamat global ada 2 alamat temporer dan 1 alamat publik. Alamat temporer ini dibangkitkan secara acak (interface identifier-nya)  dengan tujuan keamanan, yaitu agar tidak mudah melacak pemilik IPv6 saat terkoneksi ke Internet. Seperti kita ketahui alamat IPv6 dengan address autoconfiguration (contohnya adalah alamat bertipe publik tadi) ini interface identifier-nya dibentuk dari alamat fisik Ethernet atau MAC Address (EUI-64) sehingga mudah melacak pemiliki suatu IPv6 (pada koneksi dial-up misalnya).
Pada interface 3 (6to4) kebetulan tidak terkonfigurasi alamat IPv6 dengan tipe ini. Alamat 6to4 ini digunakan untuk konektivitas ke jaringan IPv6 melalui gateway/proxy 6to4 yang memiliki alamat anycast 192.88.99.1. Jika ada maka alamat ini akan mempunyai prefix 2002::/16 dengan 32 bit akhir adalah interface identifier yang dibentuk dari konversi desimal ke heksa bit IPv4 dari host (untuk host) dan bit IPv4 192.88.99.1 untuk gateway (c058:6301). Dimana dengan alamat ini secara otomatis akan diarahkan ke gateway 6to4 terdekat (karena 192.88.99.1 disepakati sebagai alamat anycast). Jika jaringan di lingkungan kita belum mendukung IPv6 maka koneksi IPv6 bisa kita peroleh melalui mekanisme ini.

Thursday, February 9, 2012

Konsep Jaringan Komputer (Lanjt...)

Konsep Analisis Perancangan Jaringan Komputer (lanj..)


·       Komputer – Client/Server Networks
Dalam sebuah jaringan peer-to-peer jaringan komputer rumah, semua komputer sama. Setiap komputer memiliki file dan device-nya sendiri. Di lingkungan bisnis, Anda mungkin menggunakan jaringan client/server daripada jaringan peer-to-peer, kecuali Anda menjalankan bisnis kecil dengan hanya sedikit komputer.

Gambar 1. Jaringan peer-to-peer
 Jaringan client/server merupakan jaringan yang dimana servernya merupakan satu atau lebih komputer dan menyediakan layanan untuk komputer lain, yang disebut client. (Haag, 2004). Server memiliki hardware, software, dan/atau informasi yang komputer client dapat akses. Server biasanya merupakan komputer yang powerful dengan sistem penyimpanan (storage sistem) yang besar.
Gambar 2. Jaringan client/server
 
Gambar 3. Interaksi Client-Server

·       NIC (Network Interface Card)
NIC merupakan singkatan dari Network Interface Card yang dalam bahasa Indonesianya berarti Kartu Antarmuka Jaringan atau biasa disebut kartu jaringan saja. Seperti namanya, NIC memang berfungsi sebagai interface/antarmuka antara komputer dan jaringan.
Komputer-komputer desktop zaman sekarang umumnya sudah dipasangi NIC oleh penjualnya. Namun, jika belum dipasang NIC, Anda dapat membeli NIC dan meminta penjualnya memasangnya di komputer Anda ataupun dapat juga Anda pasang sendiri.
Ada dua jenis NIC yang beredar saat ini, yaitu NIC yang bersifat fisik dan NIC yang bersifat logis. Pada setiap NIC diberi nomor alamat (id) jaringan yang disebut sebagai MAC Address yang sifatnya statis. Walaupun sifat dari MAC Address di sini sebenarnya adalah statis, namun MAC Address tetap dapat diubah oleh para usernya jika memang diinginkan user, tetapi sifatnya tidaklah permanen. Maksudnya di sini ialah jika user mengubah MAC Address dari NIC dan kemudian me-restart komputernya, maka MAC Address tadi akan kembali ke alamat defaultnya.
Gambar 4. NIC
Perlu keterangan lebih lanjut mengenai NIC? Lihat postingan saya sebelumnya mengenai NIC—“NIC:Interface Komputer dan Network”

·       Network Devices
Dalam membangun jaringan, tentunya akan dibutuhkan perangkat-perangkat khusus. Perangkat jaringan merupakan peranti-peranti yang merupakan perantara data dalam sebuah jaringan komputer (wikipedia). Perangkat jaringan disebut juga peralatan jaringan, Intermediate Systems (IS), atau InterWorking Unit (IWU). Unit yang menerima atau membuat data disebut host atau perantik terminal data.
Jika ingin membangun sebuah jaringan, LAN misalnya, maka yang diperlukan adalah komputer, hub, switch, kartu jaringan (NIC), kabel UTP/STP, router, modem internal/eksternal, konektor, cable tester, dan clipping tool. Namun, jika ingin membangun jaringan WAN misalnya, maka perangkat yang dibutuhkan  adalah router, switch, jalur telepon yang ada seperti jalur ISDN, koneksi frame relay, dan lainnya.
Jika butuh keterangan lebih lanjut mengenai Network Devices, silahkan lihat postingan saya mengenai “Perangkat Jaringan: The Operating’s Power of Network”

·       Media Transmisi
Media transmisi adalah media yang digunakan sebagai penghubung antara pengirim dan penerima, untuk melintaskan isyarat. (Abdul, 2005:393)
Media transmisi dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu: media berkabel (wired media/bounded media/guided media/hard media) dan media nirkabel (wireless media/unbounded media/unguided media/soft media).
Keterangan mengenai media transmisi jaringan dapat dilihat pada postingan saya mengenai “Media Transmisi Jaringan (Part I): Wired” dan “Media Transmisi Jaringan (Part II): Wireless”.

·       NOS (Network Operating System)
Sistem Operasi Jaringan (Network Operating System) adalah sejenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani dan bekerja dalam jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan (service) yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal 1990-an.
Lebih lanjut mengenai NOS dapat dilihat pada postingan saya sebelumnya mengenai “Network Operating System (NOS) – Sistem Operasi Jaringan”

Popular Posts